Dorong Produktifitas Petani Modern, Bupati Nanda dan Wabup Anton Salurkan Bantuan Alsintan

  • Bagikan
Bupati Nanda dan Wabup Anton memanen padi menggunakan combine harvester maxi 102 di Desa Kutoarjo Gedongtataan/Foto: Diskominfotiksan

Lensaindonesia.co – Pemkab Pesawaran terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah dengan menghadirkan dukungan sarana pertanian modern dan inovasi ramah lingkungan bagi petani di kabupaten setempat.

Dukungan ini tertuang langsung dalam agenda kunjungan kerja Bupati Pesawaran Nanda Indira bersama Wakil Bupati (Wabup) Antonius Muhammad Ali di Desa Kutoarjo Kecamatan Gedongtataan guna penyerahan alat mesin pertanian (Alsintan) dan peninjauan produksi pupuk organik cair (POC).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Nanda dan Wabup Anton menyerahkan sejumlah bantuan alsintan secara simbolis kepada kelompok tani di beberapa kecamatan.

Bantuan itu terdiri atas dua unit mesin panen combine harvester besar tipe Maxi 102 untuk Kelompok Tani Makarti Jaya I (Desa Kutoarjo Gedongtataan) dan Kelompok Tani Sumber Makmur (Desa Sidomulyo, Negerikaton).

Tak hanya itu, ada juga tiga unit traktor roda empat juga diserahkan kepada Kelompok Tani Budi Rukun (Desa Bernung Gedongtataan), Kelompok Tani Joyo Makaryo (Desa Bangunsari, Negerikaton), dan Kelompok Tani Maju Jaya Sejahtera (Desa Margomulyo, Tegineneng).

Nanda mengatakan, sektor pertanian di Kabupaten Pesawaran memegang peranan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, hal itu sejalan dengan prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kabupaten Pesawaran memiliki potensi lahan sawah 12.926 hektare dengan produksi padi mencapai 1,6 juta ton. Bahkan surplus sekitar 40 ribu ton beras. Menurutnya, ini merupakan capaian bagus yang harus dipertahankan dan ditingkatkan, salah satunya melalui dukungan alsintan dan sarana penunjang lainnya.

Untuk itu, bantuan alsintan ini diharapkan dapat dioptimalkan untuk mempercepat olah tanah, tanam, dan panen, sehingga produktivitas pangan semakin meningkat.

“Semoga alsintan ini bisa meningkatkan produksi pertanian, demi terwujudnya swasembada pangan, sehingga Pesawaran bisa menjadi salah satu lumbung pertanian di Lampung, seperti yang kita harapkan bersama,” kata Nanda, Jumat (3/10/2025).

Sementara, Ketua Gapoktan Makarti Jaya Desa Kutoarjo Haryanto menyambut baik bantuan tersebut. Ia menuturkan, keberadaan mesin panen dan traktor akan sangat membantu petani, khususnya dalam mempercepat proses panen, meningkatkan efisiensi biaya, dan memperluas cakupan lahan garapan.

“Dengan combine harvester, pemanenan bisa dilakukan lebih cepat dan hasil gabah lebih bersih dari jerami. Selisih harga juga lebih tinggi dibanding panen manual,” kata Haryanto.

Diketahui, selain menyerahkan bantuan alsintan, Bupati Nanda bersama Wabup Anton dan jajaran juga meninjau langsung proses pembuatan pupuk organik cair (POC) yang dikelola Gapoktan Makarti Jaya bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gedongtataan. Inovasi ini dinilai sangat penting guna menawarkan solusi ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.

Di tempat yang sama, PPL Kecamatan Gedongtataan Lukman menjelaskan, POC dibuat dari bahan organik cair berupa air cucian beras dan air kelapa yang diolah kembali melalui serangkaian proses fermentasi. Kandungan unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, kalium, serta unsur mikro lainnya, mampu meningkatkan kesuburan dan kegemburan tanah secara alami.

“POC juga memperbaiki struktur tanah yang keras menjadi lebih gembur, menjaga kelembaban, serta meningkatkan hasil produksi petani,” pungkas Lukman. (Dian)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *