Pesawaran (Lensaindonesia.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang saat ini berstatus level III siaga.
Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sejak Jumat (4/9/2026). Gunung api yang berada di kawasan Selat Sunda itu mengalami erupsi berulang disertai semburan lava pijar (lava fountain) yang diperkirakan mencapai ketinggian 100 hingga 400 meter dari puncak kawah.
Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengatakan, sehubungan dengan meningkatnya aktivitas GAK yang menyebabkan penyebaran abu vulkanik di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran, pihaknya meminta warga untuk tenang dan meningkat kewaspadaan.
“Kami minta masyarakat Pesawaran untuk tetap tenang dan waspada. Tetap fokus jaga kesehatan, kurangi untuk keluar rumah, kalau pun ada hal yang penting untuk keluar rumah, pakai kaca mata dan masker, supaya tidak terinfeksi penyakit saluran pernafasan akut,” kata Anton dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).
Ia mengatakan, dalam menangani dampak erupsi GAK itu,, Pemkab Pesawaran telah menyalurkan bantuan ke beberapa wilayah terdampak abu vulkanik, dan akan terus menyalurkan bantuan lanjutan.
“Iya, bagi wilayah terdampak abu vulkanik, kami telah menyalurkan bantuan berupa masker, dan akan terus memberikan bantuan-bantuan lanjutan, untuk menangani dampak erupsi GAK ini,” ujarnya.
Anton juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi otoritas vulkanologi. (Dian)

