Lensaindonesia.co – Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Gerindra Elly Wahyuni menjaring aspirasi rakyat (jaring asmara) di Desa Gedung Dalom Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.
Jaring asmara itu dilakukan dalam kunjungan reses masa sidang ke-4 periode 2024-2025 DPRD Lampung tahun 2025. Reses dimulai dari tanggal 11 hingga 18 November 2025.
Elly mengatakan reses ini merupakan wadah penting bagi anggota dewan untuk berinteraksi dan silaturahmi guna mendengarkan keluhan, saran, juga masukan dari masyarakat di daerah pemilihan (dapil).
“Reses ini merupakan hal yang sangat penting bagi anggota dewan, karena dengan reses anggita dewan bisa mendengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat, sehingga kami tahu mana yang prioritas untuk diperjuangkan dan mana yang tidak,” kata Elly, dalam sambutannya di Desa Gedung Dalom Kecamatan Waylima, Rabu (12/11/2025).
Elly menegaskan, punya komitmen untuk menyelaraskan program-program pembangunan yang sejalan denga visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Dan saya akan berkomitmen, untuk terus memperjuangkan program pembangunan di tingkat kabupaten dan provinsi Lampung, khususnya yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, karena hal itu sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Ditambahkan, reses ini adalah momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan semua aspirasi yang menjadi skala prioritas, baik itu perbaikan jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, bantuan modal untuk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), pertanian, dan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Reses ini adalah merupakan komitmen kami selaku wakil rakyat untuk terus dekat dengan masyarakat dalam mendengarkan keluhannya. Kami akan terus memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat banyak. Dengan reses ini kami akan tahu semua keluhan masyarakat. Dan ini akan kami kordinasikan dengan pihak-pihak terkait, baik ditingkat provinsi maupun tingkat kabupaten,” ujarnya.
Menurut Elly, aspirasi dan keluhan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam mengambil kebijakan, sehingganya pembangunan akan tepat sasaran dan memberi manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat.
“Intinya dengan reses kami anggota legislatif akan mengetahui langsung, apa-apa yang jadi kebutuhan masyarakat, sehingga kami bisa bekerja maksimal dalam memperjuangkannya, mana yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” kata dia.
Dalam reses itu, diisi juga dengan sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan pada masyarakat menyampaikan aspirasi terkait keluhan.
Diketahui, reses juga turut dihadiri Ketua Apdesi Kecamatan Waylima, Kepala Desa Gedung Dalom beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat Kecamatan Waylima. (Dian)





